Program Sosial PLN UIP Nusra Jadikan Ramadhan Sebagai Waktu Terbaik Untuk Berbenah Dan Berbagi

Jumat, 27 Februari 2026 | 12:15:06 WIB

JAKARTA - YBM PLN menegaskan komitmen sosialnya di bulan suci Ramadan 1447 H dengan mendistribusikan paket bingkisan kepada lebih dari 45.000 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk nyata kepedulian insan PLN terhadap masyarakat. Program tahunan yang kali ini mengusung tema 'Cahaya Berkah Ramadan 1447 H' menjadi salah satu program distribusi bantuan sosial terbesar yang pernah dilaksanakan oleh lembaga zakat korporasi di lingkungan PLN. Pada tahap awal pelaksanaannya, lebih dari 23.000 paket bingkisan berhasil disalurkan secara serentak di tiga belas titik lokasi strategis di berbagai provinsi Indonesia.

Darmawan Prasodjo Pimpin Langsung Kegiatan Penyaluran

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, hadir secara langsung dalam kegiatan penyaluran bingkisan Ramadan yang dipusatkan di Masjid Institut Teknologi PLN, Jakarta, sebagai simbol nyata keseriusan perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat luas. Kehadirannya menegaskan bahwa program ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan refleksi tulus dari nilai-nilai kemanusiaan yang telah lama tertanam dalam budaya kerja seluruh insan PLN di seluruh Indonesia. Darmawan menyampaikan harapannya agar setiap paket yang diterima masyarakat dapat menjadi sumber kebahagiaan, kekuatan, dan ketenangan dalam menjalani hari-hari ibadah di bulan Ramadan yang penuh berkah ini.

Ratusan Titik Komunitas di Jabodetabek Dijangkau

Program distribusi bingkisan Ramadan di kawasan Jabodetabek dilaksanakan secara bersamaan di sembilan lokasi yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang Selatan dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan dan kepadatan komunitas penerima manfaat di setiap wilayah. Di antara lokasi yang menjadi sasaran distribusi terdapat Masjid Al-Akhbar di Jakarta Timur, Masjid Al-Muhajirin di Kabupaten Bogor, Taman Baca Amalia di Tangerang Selatan, serta Masjid Al-Anwar di Depok. Lebih dari 2.500 warga dari berbagai latar belakang sosial di kawasan Jabodetabek merasakan manfaat langsung dari program yang terencana, merata, dan tepat sasaran ini.

Zakat Kolektif sebagai Fondasi Kekuatan Program

Seluruh sumber daya yang menggerakkan program sosial Ramadan YBM PLN ini berasal dari zakat yang dikumpulkan secara kolektif dari para pegawai muslim PLN dan dikelola secara profesional sesuai prinsip-prinsip pengelolaan zakat syariah yang berlaku. Pengelolaan secara terpusat dan terstruktur ini memungkinkan YBM PLN untuk merancang program-program sosial berskala besar yang memberikan dampak nyata dan terukur bagi masyarakat penerima manfaat. Komitmen YBM PLN terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pengelolaan dana menjadi fondasi kepercayaan yang terus dibangun bersama para muzakki dari tahun ke tahun.

Kemandirian Penerima Manfaat Jadi Prioritas Utama

Ketua Umum YBM PLN, Sulistyo Biantoro, menegaskan bahwa setiap program yang dijalankan YBM PLN selama Ramadan ini secara konsisten diorientasikan untuk memberikan dampak yang melampaui pemenuhan kebutuhan material sesaat dengan menempatkan kemandirian sebagai nilai inti yang ingin ditumbuhkan. Ia menjelaskan bahwa dimensi pemberdayaan selalu menjadi elemen yang tidak terpisahkan dalam perancangan setiap program, karena tujuan akhir yang ingin dicapai adalah masyarakat yang mampu berkembang secara mandiri dan berdaya. Sulistyo berharap semangat kepedulian yang tumbuh selama Ramadan dapat terus dipelihara sebagai landasan nilai yang dipegang teguh oleh seluruh lapisan masyarakat sepanjang tahun.

Institut Teknologi PLN Jadi Mitra Sosial Strategis

Keterlibatan Institut Teknologi PLN sebagai mitra dan lokasi utama dalam program Ramadan ini mencerminkan strategi YBM PLN untuk mengintegrasikan nilai-nilai kepedulian sosial ke dalam ekosistem pendidikan tinggi secara langsung dan bermakna. Mahasiswa yang menyaksikan dan terlibat dalam proses penyaluran bantuan ini mendapatkan pelajaran hidup yang tidak ternilai tentang pentingnya empati dan kontribusi nyata kepada masyarakat yang jauh lebih berharga dari sekadar teori di dalam kelas. Model kolaborasi antara dunia industri dan lembaga pendidikan dalam program sosial ini diyakini dapat menjadi inspirasi yang direplikasi oleh institusi-institusi lainnya di seluruh nusantara.

Rektor Nilai Kegiatan Ini Bentuk Masyarakat Berempati

Rektor Institut Teknologi PLN, Iwa Garniwa, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepercayaan PLN Group melalui YBM PLN yang menjadikan kampusnya sebagai bagian integral dari program sosial Ramadan yang penuh nilai dan dampak positif ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan berbagi semacam ini memiliki kekuatan untuk membentuk karakter mahasiswa menjadi pribadi yang lebih peka, empatik, dan tergerak untuk berkontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat luas. Bagi Iwa, Ramadan adalah pengingat abadi bahwa keberkahan seseorang sejatinya diukur dari seberapa besar kebaikan dan manfaat yang ia tebarkan kepada orang-orang di sekelilingnya.

PLN Buktikan Peran Ganda sebagai Pelayan Bangsa

Program penyaluran bingkisan Ramadan yang menjangkau puluhan ribu penerima manfaat di seluruh Indonesia ini semakin mempertegas bahwa PLN hadir bukan hanya sebagai penyedia energi listrik bagi masyarakat, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang nyata dalam mendorong perubahan kehidupan yang lebih baik dan bermartabat. Dengan konsistensi yang terus terbukti dari tahun ke tahun, YBM PLN menjadi cermin nyata bahwa zakat korporasi yang dikelola dengan benar mampu menjadi instrumen perubahan sosial yang berdampak luas bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Terkini